Pinjaman Bank Syariah Mandiri Untuk Renovasi Rumah Lengkap

Diposting pada

Pertumbuhan di bidang properti diprediksi akan terus meningkat pesat mengikuti pertumbuhan jumlah penduduk, perbaikan taraf hidup masyarakat dan perubahan gaya hidup masyarakat. Hal tersebut yang paling sering dialami masayarakat adanya kebutuhan terhadap tempat tinggal yang layak. Misalnya merenovasi rumah dan membangun rumah.

Kondisi tersebut di atas menyebabkan setiap perbankan terus melakukan inovasi fitur produk. Sehubungan dengan hal itu, Bank Syariah mandiri atau BSM memberikan pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah dan membeli rumah atau disebut juga BSM griya.

Jika anda sedang mempunyai rencana untuk merenovasi rumah tetapi tabungan anda belum cukup mungkin sekarang saatnya anda mencoba pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah.

Berikut ini saya akan memberikan gambaran serta penjelasan lengkapnya tentang pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah dan membeli rumah.

Tujuan Pinjaman Bank Syariah Mandiri Untuk Renovasi Rumah / BSM Griya
  • Pembelian rumah kondisi baru atau kondisi bekas pakai.
  • Renovasi rumah yang dikerjakan sendiri, dibatasi untuk pembelian material bangunan.
  • Renovasi rumah yang dikerjakan secara keseluruhan oleh kontraktor.
  • Pembangunan rumah yang dikerjakan sendiri, dibatasi untuk pembelian material bangunan.
  • Pembangunan rumah yang dikerjakan secara keseluruhan oleh kontraktor.
  • Take over pembiayaan rumah dari lembaga keuangan lain.

Jika anda mempunyai salah satu tujuan diatas, maka pinjaman ini cocok untuk anda.

Jenis Jaminan untuk pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah adalah sebagai berikut:
NoJenis JaminanContoh
1Jaminan Utamarumah    yang dibiayai bank
2Jaminan tambahan

(Jaminan ini wajib diserahkan oleh nasabah apabila Bank menilai adanya kekurangan (coverage) nilai likuidasi jaminan terhadap plafond pembiayaan)

1.  Rumah           (tanah         dan bangunan);

2.  Rumah Toko (Ruko) atau sejenisnya;

3.  Kavling Siap Bangun (KSB) di perumahan;

4.  Tanah        kosong         di wilayah perkotaan;

5. Kendaraan (mobil);

6. Cash collateral (dana tunai);

7.  Asuransi pembiayaan.

 

Rumah yang dijadikan sebagai jaminan harus memiliki kelengkapan dokumen sebagai berikut:
  • Sertifikat Hak Milik (SHM) Asli atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Asli.
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Rumah yang tidak memiliki IMB dapat dijadikan jaminan tapi yang dinilai hanya tanahnya saja.
  • Jika aminan berupa tanah dan bangunan (rumah) maka ketentuannya seperti berikut:
  • Rumah harus diikat secara APHT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan).
  • Hak tanggungan dipasang selama masa pembiayaan. Biasanya  minimal nilai APHT sebesar 125% dari pokok pembiayaan.
Syarat Tambahan untuk jaminan Rumah
  • Tidak berada di bawah kabel Saluran Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET);
  • Jika di dekat rumah terdapat SUTET, rumah yang dapat dibiayai berjarak minimal 500 meter dari tiang SUTET.
  • Lebar jalan minimal 3,5 meter atau dapat dilalui oleh dua mobil.
  • Tidak berada di lokasi banjirlrawan bencana alam.

Kategori tersebut berlaku juga untuk pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah dan membangun rumah.

Jangka Waktu pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah
NoTujuan pembiayaanJangka waktu (tahun)
1Pembelian rumah baru atau bekas1 s.d. 15
2Pembangunan rumah dikerjakan sendiri/dikerjakan kontraktor1 s.d. 15
3Renovasi         rumah dikerjakan sendiri/dikerjakan kontraktor1 s.d. 10

 

Plafond Hingga 2 M

Jika sertifikat masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) jangka waktu pembiayaan disesuaikan masa berlakunya HGB tanah tersebut. Pada saat pembiayaan lunas, HGB wajib masih berlaku minimal 3 tahun.

Margin / Bunga BSM Griya
Margin / Bunga pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah dan pemilikan rumah 8,5 pesen perbulan (syarat dan ketentuan berlaku)
  • Angsuran tidak melebihi 40% dari penghasilan bulanan bersih anda.
  • Pencairan pembiayaan dapat diberikan apabila progress pembangunan telah mencapai 50%, dengan total pencairan maksimal sebesar 50% (Cair secara bertahap)
Biaya-biaya yang harus dibayar nasabah atas pinjaman bank syariah mandiri untuk renovasi rumah adalah:
  • Biaya administrasi pembiayaan sesuai ketentuan di Bank.
  • Biaya asuransi kebakaran.
  • Biaya asuransi jiwa.
  • Biaya jasa notaris.
  • Biaya Materai.

Biaya ini harus dibayar diawal oleh nasabah saat akad, karena biaya tidak dipotong dari pencairan. Jadi pencairan nilainya full tanpa potongan

Kewajiban Blokir Angsuran

Setelah pembiayan disetujui, Bank akan memblokiran dana di rekening nasabah senilai 1 kali angsuran dari pencairan, kecuali bagi nasabah yang payroll-nya melalui BSM.

Persyaratan Pinjaman Bank Syariah Mandiri Untuk Renovasi Rumah
  • Usia min 21 tahun atau sudah menikah, pada saat pengajuan PPR
  • Maks 55 tahun/belum pensiun, pada saat jatuh tempo misalnya: profesi guru/dosen (PNS) dengan kriteria minimal got IV-a dengan masa kerja s/d 65 th).
  • Khusus nasabah yang menggunakan skema penjaminan cash collateral 100%, usia maksimal dapat mencapai 70 tahun.
  • Tidak masuk daftar hitam BI dan PPATK.

Profesi Nasabah Yang dapat mengajukan BSM Griya

  • Pegawai negeri berstatus tetap tanpa memperhatikan masa kerja.
  • Pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau pegawai swasta berstatus tetap dengan masa kerja lebih dari 2 tahun (terhitung sejak tanggal masuk bekerja).
  • Pejabat/aparatur negara dengan masa bakti terbatas (menteri, gubernur, bupati, di) dan pada saat jatuh tempo pembiayaan periode jabatan belum berakhir.
  • Pengusaha yang memiliki badan usaha dan hukum berbentuk Perseroan Terbatas/PT, Comanditer VenootschaplCV, Firma, dan Usaha Dagang/UD.
  • Profesional berusia maksimal 60 tahun dan memiliki surat izin profesi serta surat izin usaha.
Syarat Dokumen yang berkaitan dengan data pribadi
NoJenis dokumenPegawaiWiraswastaProfesional
1Asli formulir permohonan pembiayaan yang telah diisi lengkap dan ditandatanganiYAYAYA
2Fotokopi KTP (nasabah dan pasangan)YAYAYA
3Fotokopi Kartu keluargaYAYAYA
4Fotokopi Akte Nikah/CeraiYAYAYA
5Asli slip gaji/surat keterangan penghasilan terakhirYA
6Fotokopi Surat Keputusan pengangkatan pegawai tetapYA
7Fotokopi rekening tabungan/ koran (3 bulan terakhir)YAYAYA
8Surat Persetu’uan Suami/IstriYAYAYA
9Fotokopi NPWP (untuk pembiayaan >Rp50 juta)YAYAYA
10Fotokopi SSP dan SPT atau tax clearance tahun terakhirYAYA
11Fotokopi Surat usaha atau ijin praktekYAYA
12Fotokopi Laporan Keuangan 2 tahun terakhirYAYA
13Rencana Anggaran Biaya (RAB) atas rumah untuk pembangunan/renovasi YA YA YA
Syarat Dokumen berkaitan dengan rumah yang diserahkan nasabah saat awal permohonan pembiayaan, adalah sebagai berikut:
  • Fotokopi SHM/SHGB dan IMB.
  • Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2 tahun terakhir.
  • Price list dari developer atau surat penawaran dari penjual perorangan atau surat penawaran pekerjaan borongan dari kontraktor.
  • Sketsa jalan/peta menuju lokasi.
Gambar Gravatar
Soraya Utami adalah seorang penulis yang mempunyai pengalam di bidang perbankan selama 6 tahun dan menjalani profesi seorang marketing di salahsatu Bank Swasta di indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.