Pengalaman Jadi Marketing Bank Mandiri

Diposting pada

Apa kabar para job hunters? Semoga baik-baik saja dan sehat selalu. Ok kali ini saya akan sharing tentang Pengalaman Jadi Marketing Bank. Hal ini perlu saya sampaikan kepada adik-adik yang sedang mencari pekerjaan di dunia perbankan.

Sebelum saya sharing lebih jauh tentang pengalaman kerja jadi marketing Bank, saya akan memperkenalkan sedikit kronologis kenapa saya memilih kerja di bank?

Saya adalah salah satu lulusan sarjana pendidikan Bahasa Inggris. Karena saya suka Bahasa inggris dan ingin jagi guru Bahasa inggris.

Setelah lulus kuliah, saya mengajar di sekolah MI negeri sebagai guru honorer, tetapi selama mengajar banyak sekali kebutuhan dan biaya hidup yang perlu saya penuhi terutama mempersiapkan biaya pernikahan, karena pada waktu itu calon istri saya sudah ngajak menikah sedangkan gaji dari honorer tidak dapat menutupi kebutuhan saya.

Karena hal tersebut saya mulai berfikir untuk mencari pekerjaan yang menghasilkan uang yang besar dan yang terbersit di benak saya adalah kerja di Bank. Karena mindset kita, orang tua dan masyarakat yang belum pernah kerja di bank, kerja di bank itu banyak duitnya begitulah kira-kira.

Memang benar kerja di bank itu banyak duit, tapi bukan duit kita heheh….. duit nasabah itu….

Selain itu ada salah satu paman saya yang anaknya kerja di bank. Dia menceritakan kepada saya dan keluarga saya dengan bangganya mempunyai anak yang kerja di bank, sehingga pemikiran saya kerja di bank itu WOW banget dan semakin memotivasi saya untuk kerja di Bank.

Singkat cerita saya melamar ke semua bank dan Alhamdulillah dapat kesempatan test interview dari beberapa bank dan akhirnya keterima kerja di salah satu Bank sebagai marketing mikro. Kenapa harus marketing??? Nanti saya ceritakan.

Saya memasukan lamaran ke beberapa Bank dan Alhamdulillah saya pernah ditolak, sehingga memberikan saya beberapa tips untuk keterima di bank.

Singkat cerita, Kurang lebih 4 tahun menjadi marketing Bank dan 1 tahun menjadi seorang Analis kredit . Banyak sekali suka dan dukanya. Mulai pusing harus achieve target tiap bulannya, menagih nasabah menunggak dan mendapatkan bonus tahunan (wow…..)

Pengalaman Jadi Marketing Bank Mandiri

Seperti yang saya sebutkan diatas jadi marketing itu ada suka dan dukanya, tetapi nilai presentasinya berbeda, tergantung kita yang menghadapinya. Kalo saya 50 – 50 saja belajar adil….. heheh meski dalam hati berguman banyak dukanya wkwkwk

Saya memilih marketing karena posisi ini tidak akan pernah kosong dan selalu dibutuhkan, karena posisi marketing adalah jantungnya setiap perusahaan.

Tips; Kalo anda ingin cepat diterima kerja di Bank jadilah seorang marketing.

Marketing Itu Jantung Perusahaan

Ya, betul sekali, tetapi beberapa perbankan memberikan perlakuan yang berbeda pada posisi ini contohnya Marketing Mandiri Syariah, BRI dan Mandiri itu tidak sama.

Marketing Mandiri Syariah adalah Grade paling rendah di banding officer lainnya yang ada diperusahaan tersebut. Kalau di mikro path karirnya seperti ini : Marketing Mikro – Analis Mikro – Manager Mikro. Stausnya: outsourcing – Kontrak perusahaan – Pegawai tetap.

Di BRI, Marketing memiliki grade yang tinggi di bandingkan CS dan teller. Karir pathnya seperti ini : CS – Teller – Marketing (Mantri)

Di Mandiri, Pengalaman Jadi Marketing Bank Mandiri memiliki apresiasi yang cukup bagus dibandingkan marketing Bank lain. Dibuktikan dengan gaji dan bonus yang lumayan cukup tinggi. Tetapi karir path nya hampir sama dengan Mandiri Syariah; Marketing Mikro – Analis Mikro – Manager Mikro, yang berbeda dari segi gaji nya saja.

Poin penting yang harus anda miliki sebagai seorang Marketing Bank
  1. Anda harus memiliki skil lobbying dan komunikasi yang handal.

Karena tugas marketing adalah mendapatkan nasabah yang memiliki usaha. Mulai dari pengusaha skala kecil sampai kelas kakap mempunyai background berbeda sehingga skil komunikasi anda harus bagus. Latar belakang pendidikan nasabah itu berbeda, mulai dari SD, Sarjana hingga pejabat. Jadi, Ketika berkomunikasi dengan mereka anda harus klik dengan background mereka. Dengan skil yang bagus, anda akan memberi kesan positive pada mereka.

2. Mempunyai wawasan yang luas.

Komunikasi yang bagus tentunya wajib memiliki wawasan yang luas. Mulai dari candaan hingga urusan bisnis anda harus menguasainya. Etika dalam berkomunikasi harus disesuaikan dengan selera calon nasabah. Jadi kita harus supel.

3. Memiliki relasi yang banyak.

Karena mencari nasabah melalui door to door itu tidak mungkin dilakukan setiap saat, adakalanya anda membutuhkan referral nasabah dari relasi yang anda miliki untuk mempermudah anda dalam mencapai target business. So, dari sekarang perbanyak silaturahmi.

4. Memiliki mental yang kuat.

Seorang marketing pasti akan di tagih pipeline. Karena perusahaan hanya menuntut anda agar target business tercapai. oleh karena itu pressure bagi seorang marketing cukup tinggi.

Kekurangan Menjadi Marketing Bank
  • Pressure yang tinggi
  • Target bisnis tiada henti
  • Maintenance Nasabah, dari mencari nasabah dan menagih tunggakan.
  • Kalau tidak achieve, sulit diangkat jadi pegawai tetap bahkan diputus kontrak.
  • Status outsourcing.
  • Bonus yang kecil dibanding staff yang lain
Kelebihan Menjadi Marketing Bank
  • Dapat menduduki posisi kepala cabang lebih cepat dibanding CS dan teller
  • Memiliki banyak relasi
  • Dapat mudah kenalan dengan pengusaha
  • Membuat kita semakin dewasa dalam bersikap karena anda akan menghadapi berbagai problema dalam menerima aplikasi kredit.

ingat, Jika anda ingin mudah diterima menjadi karyawan Bank, ambilah posisi marketing.

kebanyakan para pelamar, mereka ingin menjadi seorang Admin, CS dan Teller. Sebaiknya caritahu dulu karir Pathnya.

Sekian sharing tentang Pengalaman Jadi Marketing Bank semoga bermanfaat atau memberikan gambaran bagi teman-teman yang ingin bekerja di Bank.

Gambar Gravatar
Soraya Utami adalah seorang penulis yang mempunyai pengalam di bidang perbankan selama 6 tahun dan menjalani profesi seorang marketing di salahsatu Bank Swasta di indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.