Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Dari AJB 2018

Diposting pada

Pada dasarnya biaya pembuatan sertifikat tanah dari AJB berbeda tiap daerahnya, tetapi jangan melebihi 1 persen dari total nilai transaksi NJOP.

Yang menjadi masalah adalah Biaya pajak Pembelian tanahnya yang mahal karena tergantung Zona tanahnya. Pajak pembelian tanah yang dipinggir jalan desa akan berbeda dengan Tanah dipinggir jana Provinsi. Begitulah kira-kra

Adapun, tarif resmi perhitungan pajak pembelian tanah sesuai PP 46/2002:

{2% x (NPT-NPTTKUP)} – {(Sisa HGB/Jangka Waktu HGB) x UP HGB x 50%}

Penjelasan:

NPT = Nilai Perolehan Tanah.

NPTTKUP = Nilai Perolehan Tanah Tidak Kena Uang Pemasukkan.

NPT & NPTTKUP bisa dilihat di SPT PBB.

NPT = NJOP Tanah.

NPTTKUP = NJOPTKP.

Jangka waktu HGB bisa dilihat di sertifikat tanah.

UP HGB = Uang Pemasukan HGB.

Jangka waktu 30 tahun : 1% x (NPT-NPTTKUP)

Kurang dari 30 tahun : (Jangka Waktu HGB yang diberikan/30) x {1% x (NPT-NPTTKUP)}

Rumus:  [Luas tanah x (NJOP-NJOPTKP) ] x 5% + biaya notaris

Biaya notaris antara 1 juta s/d 2,5juta.

Contoh menghitung Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Dari AJB
  1. Pajak Penjual dan Pajak Pembeli

Bapak/Ibu harus Berhati-hati dengan penjual rumah yang ingin menjual rumahnya dengan harga bersih. Apabila penjual minta bersih di luar biaya-biaya notaris, pajak dan lain-lain, bersiap-siaplah untuk mengeluarkan biaya lebih banyak. Berikut ini rincian pajaknya:

Pajak Penjual (PPH) : 5% x harga (tanah rumah) NJOP

Pajak Pembeli (BPHTB) : 5% x harga (tanah rumah – 60 Juta)

Contoh:

Luas tanah 150 m2, harga tanah di NJOP adalah Rp1.000.000,-/m2

Harga bangunan di NJOP Rp500.000,-/m2

Sehingga pajak penjual = 5% x [150 x ( Rp1.000.000,- + Rp500.000,-) ] = Rp11.250.000,-

Pajak pembeli = 5% x [[150 x (Rp1.000.000,- + Rp500.000,-) ] – Rp60.000.000]] = Rp8.250.000.-

Sehingga, apabila harus membayar pajak penjual, Anda harus mengeluarkan dana untuk pajak jual beli sebesar Rp19.500.000,- di luar harga rumah.

2. Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Di Notaris

Biaya-biaya yang akan kita bayar untuk notaris sebagai berikut:

Biaya cek sertifikat : Rp200.000,-

Biaya SK 59 : Rp100.000,-

Biaya validasi pajak : Rp200.000,-

Biaya Akte Jual Beli (AJB) : Rp2.750.000,-

Biaya Balik Nama (BBN) : Rp750.000,-

SKHMT : Rp500.000,-

APHT : Rp1.300.000,-

Total : Rp 5.800.000

3. Biaya Peningkatan HGB ke SHM

Bapak/Ibu dapat meningkatkan sertifikat menjadi SHM (Sertifikat Hak Milik). Biayanya sebagai berikut:

Biaya pemasukan kas negara (2% x (NJOP tanah – 60 Juta)

Misalnya harga NJOP tanah: Rp1.000.000,-/m2 dan luas tanah adalah 150m2. maka NJOP tanah: Rp1.000.000,- x 150= Rp150.000.000.-

Jadi biaya pemasukan kas negara untuk peningkatan SHM adalah: 2% x (Rp150.000.000,- – Rp60.000.00,-) = Rp. 1.800.000,-

Jasa notaris: Rp1.000.000,- s.d. Rp2.000.0000.-

Jadi total biaya peningkatan hak milik antara Rp2.800.000,- s.d. Rp3.570.000,-

Silahkan anda Hitung sendiri biayanya, agar Bapak/Ibu memiliki pertimbangan dan persiapan dalam menentukan biaya pembuatan sertifikat tanah dari ajb. Semoga bermanfaat

Gambar Gravatar
Soraya Utami adalah seorang penulis yang mempunyai pengalam di bidang perbankan selama 6 tahun dan menjalani profesi seorang marketing di salahsatu Bank Swasta di indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.